Blog ini merupakan catatan sehari-hari ketika penulis melakukan perawatan rumah walet. Awalnya semua kegiatan ditulis dikertas dan coba dikumpulkan, tapi ternyata catatan itu sebagian hilang entah kemana. Catatan awal dimulai ketika pada tahun 2015, seseorang menawarkan rumah waletnya yang berukuran 12 x 30 m dua lantai. Beliau -penjualnya-, sudah tidak sempat mengurusnya lagi. Kemudian, singkat waktu, tanggal 24 Mei 2016 dilakukan transaksi jual beli. Waktu penyerahan rumah walet itu, sarang walet keseluruhan ada 122 keping termasuk yang masih berupa pondasi.
Pada bulan Juni 2016, kegiatan perawatan rumah walet dimulai. Sebelumnya rumah walet ini tidak dipasang twiter satu pun, dan musuh walet memenuhi semua area rumah burung walet (RMB). Berbekal nol pengalaman tentang dunia walet, penulis mulai pasang twiter disana-sini tanpa rasa bersalah, suara walet yang dipasang juga asal comot dari internet, entah suara inap atau panggil, yang penting bunyi. Sampai - sampai spiker aktif juga dipasang di RMB. Wahh.....jadi rame sekali didalam RMB, lebih tepatnya barangkali bising, sangat-sangat bising.
Sekat-sekat yang menghalangi manuver walet di roving room, dibongkar agar walet tidak mengalami kesulitan untuk memasuki nesting room. Ini ilmu dari Pak Hendri Mulia -Strategi Jitu Memikat Walet-. Kotoran walet dan sriti didalam RMB dibersihkan dan dibuang. Didepan LMB, dibuat kolam ikan dan taman kecil untuk menjaga suhu dan kelembaban.Sangat banyak pekerjaan, melelahkan namun sangat menarik.
Sekat-sekat yang menghalangi manuver walet di roving room, dibongkar agar walet tidak mengalami kesulitan untuk memasuki nesting room. Ini ilmu dari Pak Hendri Mulia -Strategi Jitu Memikat Walet-. Kotoran walet dan sriti didalam RMB dibersihkan dan dibuang. Didepan LMB, dibuat kolam ikan dan taman kecil untuk menjaga suhu dan kelembaban.Sangat banyak pekerjaan, melelahkan namun sangat menarik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar